Apa yang terbayang bila mendengar nama-nama Gundala Putra Petir, Si Buta dari Gua Hantu, Asterix, Tintin, Donald Bebek, Superman, Kung Fu Boy, Candy-Candy?
Sejak kanak-kanak kita telah mengenal dunia imajinasi tanpa batas yang dituangkan melalui serangkaian gambar dan kalimat-kalimat di atas kertas… KOMIK ! Komik benar-benar merupakan sebuah fenomena dalam masyarakat, luwes menghadapi tuntutan jaman. Penggemarnya selalu ada dan berasal dari berbagai kalangan. Komik dengan berbagai judul dan genre menghiasi toko-toko buku, perpustakaan hingga persewaan-persewaan komik di dekat rumah kita. Penggemar komik tak hanya didominasi anak-anak. Selain komik untuk anak-anak, berbagai jenis komik untuk beragam usia juga tersedia di pasaran. Dari komik untuk remaja hingga dewasa; komik roman, superhero, science fiction, petualangan…. Masing-masing orang bebas memilih komik favorit mereka.
Orang mengatakan bahwa sejarah kartun bisa ditelusuri sejak jaman hiroglif yang ditemukan kembali di dinding gua-gua di Lascaux, namun tampaknya lebih tepat jika dikatakan bahwa munculnya kartun berawal dari karya gravir William Hogarth pada abad XVIII, yang menggunakan gambar untuk menyindir masyarakat di mana ia hidup.
Selalu terjadi berbagai perubahan dan keragaman komik, mulai dari bande déssiné ala Prancis, Amerika, maupun manga ala Jepang. Komik, melalui warna, suara dan bau kertasnya membawa kita terbang ke dunia imajinasi.
Komik Indonesia pernah mengecap masa-masa jaya selama beberapa dekade antara akhir 1960-an sampai sekitar awal 1980-an. Komik Amerika dan Eropa cukup berjaya antara tahun 1960-an hingga 1990-an. Sekitar tahun 1990-an sampai tahun 2000-an ini, komik Jepang merajai pasar komik di Indonesia. Keragaman bentuk dan isi media “komik” yang populer pada setiap jaman menyebabkan setiap generasi akan mempunyai persepsi yang beragam ketika mendengar kata “komik”, dan semua persepsi itu tidak salah. Dunia komik merupakan dunia literatur populer modern yang terus berkembang, terbuka untuk berbagai kemungkinan eksplorasi ekspresi.
Pada kalangan tertentu masih ada yang beranggapan bahwa komik itu tidak mempunyai manfaat, hal tersebut mungkin dikarenakan ketidaktahuan bahwa komik sendiri adalah bagian dari seni yang mendapat apresiasi. Komik, terutama di ranah Eropa, dianggap sebagai seni ke - 9 yang ditambahkan dari 6 klasifikasi seni Georg W.F. Hegel. Terdapat beberapa ajang festival yang memberikan penghargaan untuk komik karya para seniman komik terbaik di sana. Salah satu festival terbesar di Prancis dan termasuk festival komik terpenting di Eropa adalah Festival international de la bande dessinée d'Angoulême atau Festival Internasional Komik Angoulême. Komik asal Prancis yang populer di Indonesia hingga kini antara lain Asterix karya René Goscinny (penulis cerita) dan Albert Uderzo (illustrasi), sedangkan komik ‘Franco-Belgia’ yang dikenal antara lain Tintin, Lucky Luke, Spirou & Fantasio, Smurf (Schtroumpf), Boulle & Bill, dsb.
Perlu keahlian khusus untuk dapat membuat skenario cerita, mendesain komik, mewarnai dan sebagainya, hingga terbentuk sebuah komik yang siap kita baca. Membuat komik dan menerbitkannya di Indonesia tak semudah membalik telapak tangan. Walaupun banyak penggemar komik di sini, namun komik buatan dalam negeri harus berjuang melawan dominasi komik buatan luar negeri. Namun demikian, beberapa seniman dan penerbit komik di Indonesia mencoba menjawab tantangan tersebut.
Oleh karena itulah, membuka agenda acara awal tahun 2008 ini, CCCL bekerjasama dengan WindRider, sebuah studio komik independen asal Surabaya, menggelar pameran forum komik ”COMIC SHOW OFF !!” yang diikuti berbagai perwakilan ‘dunia’ komik dari kota-kota besar Indonesia.
Pameran ini akan memperkenalkan karya-karya terbaru dari para seniman komik Indonesia untuk memperkaya wawasan publik tentang perkembangan ‘dunia’ komik Indonesia. Acara ”COMIC SHOW OFF !!” dibuka pada Selasa, 8 Januari 2008, pk. 18.30 di CCCL yang ditandai dengan launching komik “Knights of Apocalypse” karya WindRider Studio. Selain itu, acara yang juga ditunggu-tunggu adalah forum komik dan meet & greet dengan seniman komik yang mengundang para seniman, studio dan penerbit antara lain seniman komik senior, Beng Rahardian (Jakarta) serta ilustrator dari masing-masing peserta pameran pada weekend, 11 - 12 Januari 2008 di CCCL. Semua acara terbuka untuk umum. Comics show off !!
Program Acara ” COMIC SHOW OFF !! ”
8 – 19 Januari 2007 di CCCL
Selasa, 8 Januari, pk. 18.30
Pembukaan pameran dan Launching komik ”Knights of Apocalypse” karya WindRider Studio – Surabaya
Jumat-Sabtu, 11 - 12 Januari
Forum Komik :
- Meet & Greet Comic Artists : pk. 10.00 – 18.00
- Presentasi “New Project Comic & Future Indonesian Comic” : Jumat, 11 Januari 2008, pk. 18.00
- Talkshow/open discussion “Komik Sebagai Seni Ke - 9” : Sabtu, 12 Januari 2008, pk. 18.00
WindRider Studio Resmi terbentuk pada awal 2007 oleh Is Yuniarto, John G. Reinhart dan Aswin Agastya. Kolaborasi mereka bermula semenjak tahun 1996, saat menempuh sekolah menengah bersama di Semarang di mana mereka mulai menyadari bakat dan keahlian masing-masing – Is sebagai illustrator dan seniman komik, John sebagai story teller dan spesialis konsep setting dan Aswin sebagai penulis dan spesialis multimedia – dapat menyatu dengan baik dalam membuat komik dan support features-nya.
Sejak tahun 2000 hingga sekarang, Is telah berpartisipasi dan memenangkan beberapa penghargaan dan kompetisi buku komik di Indonesia, dengan berbagai kemenangan hasil kerjasama dengan John dan Aswin. Buku komik pertama Is dan John yang terbit secara luas adalah “Wind Rider” pada tahun 2005, yang menjadi salah satu buku komik best seller di Indonesia – terjual lebih dari 10.000 kopi secara nasional dalam satu tahun. Karya terbaru mereka, komik “Knights of Apocalypse”, mereka produksi dan terbitkan sendiri. Seperti “Wind Rider”, “Knights of Apocalypse” juga menampilkan mini game dan animasi pendek.
Website : www.windriderstudio.com
Outline Studio (Surabaya)Komunitas studio komik indie. Aktif mengikuti berbagai kegiatan komik.
Elex Media Komputindo (Jakarta)Penerbit komik major yang telah bertahun-tahun eksis di dunia penerbitan komik.
Website : www.elexmedia.co.id
Beng Rahardian (Jakarta)Seniman komik senior. Peraih penghargaan Pernah meraih Kosasih Award. Kini mengisi komik strip di Tempo Minggu, selain aktif mengembangkan Akademi Samali, komunitas komik independen (http://akademisamali.org.) Akan hadir pada forum komik.
Website : http://tehjahe.multiply.com
Splash (Jakarta)Penerbit kumpulan komik 4 bulanan. Stafnya semuanya perempuan. Dipimpin oleh Machiko Maeyama, sensei komik asal Jepang dan memiliki sekolah menggambar komik.
Website : sevenartland.com
M Production (Jakarta) Studio penerbit komik. Menghadirkan ilustrator Marico
Website : http://mproductions.multiply.com atau http://mproductions.deviantart.com
Megindo (Bandung)Penerbit majalah animasi untuk dewasa dan anak-anak. Pada forum komik ini akan menghadirkan chief illustrator, Li Julian.
Website : www.megindo.net
Woh Studio (Jogjakarta)Studio komunitas animasi dan komik. Menghadirkan salah seorang perwakilan tim kreatif, Janang. Website : www.studiowoh.tk.
Pramenda Krishna (Atase Pers) : 081331487498
Telp : 5678639, 5620079, 5615246 Fax : 5663614
CCCL, Jln. Darmokali 10 Surabaya 60265
e-mail :budaya@ccclsurabaya.com
www.ccclsurabaya.com
read more>>>